ini bukan konspirasi tapi konsentrasi CoViD-19
Bisa diajarkan di kelas 4 SD
Sayangnya banyak yg melupakan atau kita yg terlalu heboh
Memborong ini dan itu
Sayangnya, kita lalai dan tidak tahu, bagaimana bisa tertular.
Pelajaran pertama, coba semprotkan parfum
Di udara kamar dan diudara luar. Lebih lama mana aromanya bertahan,?
Pasti yg dikamar artinya dikamar konsentrasi parfum lebih tinggi karena campurannya hanya seudara di kamar.
Pelajaran kedua,
Lebih bersih mana air yg kita alirkan kerumah
Dengan air buangan rumah kita?
Pelajaran ketiga
Lebih bersih mana udara luar yang masuk kerumah
Dibandingkan udara rumah yang keluar?
Jadi sudah tahu bukan
Kenapa diluar ruangan banyak orang USA yg berani tanpa masker.
Karena ditempat terbuka, konsentrasi virus lebih sedikit.
Saya tidak berani menyuruh Anda berani tanpa masker diluar ruangan.
Tapi saya berani meminta anda
Jangan berlama lama diruang tertutup.
Jangan biarkan udara ruangan tidak mendapat pasokan udara segar.
Bisa diajarkan di kelas 4 SD
Sayangnya banyak yg melupakan atau kita yg terlalu heboh
Kita tahu air mata airr pasti bersih
Bersih juga yg dialirkan ke rumah
Dan pasti keruh saat keluar rumah Demikian juga udara
Angin mendistribusikan Udara ber oksigen
Sehingga kita bisa bernafas dimanapun juga
Dan untuk udara yg kita endapkan dirumah
Karena kita menutup ventilasi, Oksigen sudah berkurang, kejernihan juga hilang
Banyak udara bekas hembusan
Bisa jadi hembusan yg terpapar CoViD-19
Itulah sebabnya, banyak cluster rumah tangga
Cluster kantor, cluster pabrik dan cluster perjalanan
Ditempat tertutup,
Mau jelas lagi? , coba semprotkan parfum
Di dalam dan diluar ruangan, Lebih lama mana aromanya bertahan,?
Logikanya, CoViD-19 yg dikeluarkan inang Manusia
Consentrasinya atau jumlahnya lebih banyak diruangan
Logikanya, diluar lebih aman, itu kalau anda percaya.
Kesimpulannya, Didalam ruangan Oksigen lebih sedikit
Penyakit lebih banyak, Ya didalam ruangan
Konsentrasi penyakit lebih banyak
Mangkanya, selalu sirkulasi kan, Udara luar yg segar ke ruangan
Ini pelajaran SD, herannya ini tidak diperhatikan
Padahal saya dan Media2 banyak mengabarkan sejak April 2020
Masasih, Tuhan menutup Logika kita???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar