Sopo sing gak sedih
Nek dolorku nok Ngalam
podho ketiwasan
Satus selawean menungso
Mati sio sio
Sebab aparat gak paham
Gas air mata iku, Senjata pengurai
Duduk senjata peredam, Dudu senjata pelumpuh
Sopo ae seng keplepekan
Pasti mlayu nggoleki aman
Lha nek gak onok panggonan kangge mlayu
Yo ojok nggawe gas air mata, to dolor
Cekne ae
Asal aparate aman, nggawe video ae
mengko sing vandal, garek ditangkepi
Iki kan duduk demo pendudukan
Sopo sing nggawe protap
Nyediakno gas air mata, Terus gak wanti2
Ojo nembak Nek area tertutup
Pancen gak mateni, Taping Kabeh panik
Terus nabrak nibane lan ngidek
Sopo ae
Kabeh pasti nyesel
aku Yo ngerti
gak onok sing pengen onok korban
gak onok sing nyongko
taping penyelidikan tetep kudu onok
Jarno gak onok maneh
kedadiyan koyo ngene
Kelangan dulur iku abot abot rasane
Kabeh iku wis takdir
awake dewe ndongakno ae
Cikne padang kubure
Jarno ditrimo pahalane
Mbek diampuni dosane
Kangge sing ditinggal
Moga diwenehi ketabahan
Amiin
****
Siapa yang tidak sedih
Jika saudaraku di Malang
Banyak yang meninggal
Seratus dua puluh lima manusia
Mati sia-sia
Sebab mereka gak paham
Gas air mata itu, Senjata pengurai
Bukan senjata peredam, bukan senjata pelumpuh
Siapa saja yang tidak bisa ambil nafas
Pasti berlari mencari aman
Jika tidak ada tempat buat melarikan diri
ya jangan memakai gas air mata,
Biarkan saja
Asal aparat aman,
Asal yang berlindung di jaga
ambil video saja
Yang melakukan vandal, tinggal ditangkap
Ini kan bukan demo pendudukan
Siapa yang membuat protap
Menyediakan gas air mata, Terus tanpa pesan-pesan
Jangan menembak di area tertutup
Memang tidak membunuh, tapi buka semua panik
Terus menabrak menjatuhi temannya menginjak sesama
Semua pasti menyesal
Ya aku mengerti
Tidak ada yang ingin adanya korban
Tidak ada yang menyangka ini akan terjadi
Tapi penyelidikan wajib diadakan
Biar tidak ada lagi
Kejadian seperti ini
Kehilangan saudara sangatlah berat
Tapi itu adalah takdir
Kita doakan saja
Biar terang kuburnya, biar diterima pahalanya
Dan diampuni dosanya
Buat keluarga yang ditinggal
Semoga diberi ketabahan
Amiin
*****
Who is not felling sad
If our family in Malang City
Many have been killed
One hundred and twenty five humans
Die in vain
Because THEY don't understand
That tear gas, Decomposition weapon
Not a silencer, not a paralyzing weapon
Anyone who can't take a breath
Must be running to be safe
If there's no place to escape
yeah don't use tear gas,
Just leave it
As long as the apparatus is safe,
who asks for protection is guarded
just take videos
Those who does vandals, just catch them at later
This is not an occupation demo
Who made the protocol
Provide tear gas, Continue without messages
Don't shoot in a closed area
It doesn't kill, but it opens all panic
Keep crashing down on his friends stepping on others
Everyone must be sorry
Yes, I understand
No one wants this victim
No one thought this would happen
But an investigation must be held
Let there be no more
Incidents like this
Losing a sibling is very hard
But it's destiny
Let's just pray
Let the grave be light, let the reward be received
And forgiven his sins
For the family left behind
May they be given patience
Amen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar